Welcome to Woodlandpark Residence

NEWS & EVENTS

Apartemen TOD Tetap Dianggap Jualan Menarik di Tahun Politik

August 02, 2018 Administrator

blog_post_image

Hadirnya konsep Transit Oriented Development (TOD) menjadi salah satu daya tarik yang "dijual" pengembang properti di kawasan Jakarta Selatan. TOD dijadikan pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan maksimalisasi penggunaan angkutan massal seperti Busway, KRL, LRT, serta dilengkapi jaringan pejalan kaki atau sepeda. 

"Arahnya, pengembangan infrastruktur itu semakin mengikuti target pengembangan Smart Sustainable City yang sedang dikerjakan oleh pemerintah pusat. Maka, dari beberapa fakta itulah untuk alternatif pilih investasi adalah apartemen yang kondisinya siap huni dengan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD)," ujar Achmad Setiadi, Direktur Utama PT Pardika Wisthi Sarana selaku pengembang Woodland Park Residence Kalibata, Senin (22/1/2018).

Achmad mengatakan, sejalan dengan kondisi ekonomi nasional yang diperkirakan tumbuh di atas lima persen tahun ini, industri properti juga akan tetap tumbuh. Tahun ini investasi di sektor properti masih menjadi instrumen investasi yang tak kalah menggiurkan. 

"Karena keuntungan kenaikan harga properti terus terjadi tiap tahun, ditambah yield sewa sebesar 6 persen sampai 8 persen per tahun," kata Achmad.  

Bicara TOD sebagai daya jual misalnya, tambah Achmad, ia tidak khawatir bahwa tahun politik akan menghalangi penjualan. Sebaliknya, dengan kondisi letaknya yang tak jauh dari TOD, apartemen yang dipasarkan mulai Rp 900 jutaan itu termasuk "seksi" akibat letaknya tepat di seberang pusat belanja dan "sejengkal" dengan Stasiun KRL Duren Kalibata, terintegrasi dengan Transjakarta dan airport shuttle ke bandara internasional Soekarno–Hatta International. 

" Apartemen tetap jadi kebutuhan masyarakat sebagai hunian alternatif dengan sifatnya yang praktis dan areanya strategis dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan rumah tapak," kata Achmad. 

Dengan persentase suplai proyek apartemen yang kini sudah mencapai 3 persen per kuartal atau 12,3 persen per tahunnya, menurut Achmad, tidak menutup kemungkinan tingkat permintaan apartemen semakin bertambah ke depannya dan nilai jual apartemen pun terus naik mengingat kebutuhannya semakin bertambah. 

Pompi Ardana, Head of Marketing Communication PT Pardika Wisthi Sarana menuturkan, untuk pengembangan investasi terhadap pemilik unit pihaknya bekerjasama dengan Homtel sebagai property rental management untuk kebutuhan penyewaan properti jangka pendek berupa sewa harian, mingguan maupun bulanan. 

"Jadi, siapa pun bisa memanfaatkan unit apartemennya untuk dijadikan standard hotel sehingga memungkinkan untuk mendapat passive income secara konsisten," kata Pompi.